«

»

Sharing knowledge tentang aplikasi dan pengembangan akselerator

Akselerator merupakan salah satu aplikasi teknologi nuklir yang menggunakan prinsip pemercepatan elektron untuk digunakan untuk analisis, karakteristik material, serta merubah struktur bahan. Terdapat berbagai macam akselerator antara lain mesin berkas elektron (MBE), linear akselerator, implantasi ion, generator neutron, dan sebagainya. Bertempat di ruang sidang lantai IV STTN, Jurusan TFN pada tanggal 2 November 2017 menyelenggarakan sharing knowledge tentang akselerator, aplikasi dan pengembangannya dengan menghadirkan nara sumber pakar akselerator PSTA-BATAN yaitu Prof. Drs. Darsono, M.Sc.

Pada kegiatan tersebut, Prof Darsono menyampaikan tentang akselerator mulai dari definisi, jenis-jenisnya, prinsip kerjanya, hingga jumlah akselerator yang ada di Indonesia saat ini di depan dosen-dosen jurusan TFN dan TKN. Saat ini penggunaan akselerator semakin meningkat, hal ini selaras dengan rencana IAEA yang akan mengubah paradigma pemanfaatan sumber radiasi yaitu akan semakin ditinggalkannya sumber radiasi gamma, dan akan digunakan sumber radiasi berkas elektron. Prof Darsono menjelaskan bahwa saat ini reaktor produksi zat radioaktif gamma sudah banyak yang ditutup dan semakin sedikit, dan tidak mungkin memproduksi zat radioaktif menggunakan PLTN, sehingga penggunaan sumber radiasi akan lebih diarahkan dengan berkas elektron. Beliau menambahkan jumlah akselerator di Indonesia saat ini mencapai 31 buah dan tersebar di industri maupun rumah sakit. Hal ini menjadi potensi terhadap pengembangan akselerator bagi BATAN.

Salah satu fasilitas akselerator di BATAN yang ada di PSTA adalah Mesin Berkas Elektron (MBE). Namun MBE yang dimiliki masih dalam sekala laboratorium, belum dapat memenuhi kebutuhan industri, baik dalam hal desain maupun kapasitasnya. Beliau mengajak kepada seluruh dosen di STTN untuk mengembangakan MBE ini menjadi fasilitas dengan kapasitas sesuai persyaratan industri. Beliau juga mengajak untuk mempelajari MBE dan akselerator lain di PSTA BATAN dengan cara menyelenggarakan coaching yang akan langsung didampingi oleh beliau dan tenaga ahli lain di akselerator PSTA BATAN. Hal ini diharapkan dapat terjadi transfer knowledge, sehingga pengembangan akselerator dapat dilanjutkan, mengingat jumlah SDM di akselerator sedikit dan sebagian besar akan purna tugas. Fasilitas ini juga diharapkan dapat dimanfaatkan mahasiswa dimana dapat digunakan untuk mendapatkan sertifikat surat ijin bekerja operator akselerator.

Kegiatan ini diharapkan kedepan akan ditindak lanjuti dengan dibentuk beberapa grup yang lebih kecil untuk membahas akselerator dalam hal teknologi, perawatan, dan aplikasinya, sehingga dapat dimanfaatkan baik untuk penelitian, pendidikan, bahkan sebagai fasilitas layanan bagi masyarakat. (Dnz)

Please follow and like us:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Anda dapat menggunakan tag dan atribut HTML berikut: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>

Enjoy this blog? Please spread the word :)